Back
KLAUSSA JOURNAL

Panduan Lengkap Cara Mengurus NIB (Nomor Induk Berusaha) Lewat OSS RBA: Syarat dan Prosedur Terbaru

By sluracc
January 19, 2026
#NIB#OSS RBA#Izin Usaha#Legalitas Bisnis#KBLI 2020#UMKM#Hukum Bisnis#Investasi

Dalam iklim investasi Indonesia saat ini, legalitas usaha bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kewajiban mutlak bagi setiap pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga korporasi besar. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja, sistem perizinan di Indonesia bertransformasi menjadi Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA). Inti dari sistem ini adalah Nomor Induk Berusaha (NIB). Artikel ini akan mengupas tuntas cara mengurus NIB lewat OSS RBA secara mendalam, sesuai dengan regulasi terbaru.

Apa Itu NIB dan Mengapa Sangat Penting?

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh Lembaga OSS. Namun, NIB bukan sekadar nomor identitas. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021, NIB juga berfungsi sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor (API), dan hak akses kepabeanan. Bagi usaha dengan risiko rendah, NIB bahkan berlaku sebagai izin tunggal yang mencakup Sertifikasi Jaminan Produk Halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI) Bina-UMKM.

Dasar Hukum Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Penyelenggaraan perizinan melalui OSS RBA didasarkan pada beberapa payung hukum utama:

  • Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

  • Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

  • Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Persiapan Sebelum Mendaftar di OSS RBA

Sebelum mengakses portal oss.go.id, pastikan Anda telah menyiapkan dokumen dan data berikut sesuai dengan kategori subjek hukumnya:

1. Untuk Usaha Orang Perseorangan (UMK):

  • NIK (KTP) yang sudah tervalidasi di Dukcapil.

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Pribadi.

  • Alamat email aktif dan nomor telepon.

2. Untuk Badan Usaha (PT, CV, Firma, Persekutuan Perdata):

  • Akta Pendirian dan SK Pengesahan dari Kemenkumham (AHU Online).

  • NPWP Badan Usaha.

  • Data Pengurus (KTP/Paspor dan NPWP Direktur Utama).

Memahami Klasifikasi KBLI 2020

KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah kode 5 digit yang menentukan jenis kegiatan ekonomi Anda. Sangat krusial untuk memilih kode KBLI yang tepat (referensi KBLI 2020) karena ini akan menentukan tingkat risiko usaha Anda (Rendah, Menengah Rendah, Menengah Tinggi, atau Tinggi) dan jenis izin tambahan yang diperlukan.

Langkah-Langkah Mengurus NIB di Portal OSS RBA

Ikuti panduan teknis berikut untuk menerbitkan NIB Anda secara mandiri:

Langkah 1: Registrasi Hak Akses

Kunjungi laman oss.go.id dan klik tombol 'Daftar'. Pilih jenis pelaku usaha (UMK atau Non-UMK). Masukkan data NIK, email, dan nomor telepon. Anda akan menerima link verifikasi melalui email. Setelah diverifikasi, Anda akan mendapatkan Username dan Password untuk login.

Langkah 2: Melengkapi Data Profil

Setelah login, lengkapi data profil pelaku usaha. Untuk Badan Usaha, data biasanya akan terintegrasi otomatis dari sistem AHU Kemenkumham. Pastikan alamat domisili dan data pemegang saham sudah sesuai dengan dokumen legal terakhir.

Langkah 3: Mengisi Data Usaha (KBLI)

Klik 'Tambah Bidang Usaha'. Masukkan 5 digit kode KBLI 2020. Isi detail lokasi usaha, luas lahan, modal usaha (untuk UMK maksimal 5 Miliar di luar tanah dan bangunan), dan deskripsi kegiatan usaha. Sistem akan secara otomatis melakukan validasi terhadap RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) lokasi tersebut.

Langkah 4: Penilaian Risiko dan Persetujuan Lingkungan

Sistem akan menentukan tingkat risiko usaha Anda. Anda akan diminta menjawab pertanyaan terkait komitmen lingkungan (SPPL). Untuk risiko rendah, SPPL akan terintegrasi langsung dalam NIB. Untuk risiko menengah atau tinggi, Anda mungkin perlu mengunggah dokumen UKL-UPL atau AMDAL di kemudian hari.

Langkah 5: Penerbitan NIB

Setelah semua data terisi, periksa kembali draft NIB Anda pada halaman pratinjau. Jika sudah benar, centang kotak pernyataan mandiri dan klik 'Terbitkan Perizinan Berusaha'. Anda dapat langsung mengunduh NIB dalam format PDF.

Studi Kasus: Perbedaan Izin Kedai Kopi vs. Konstruksi

Mari kita lihat contoh nyata. Tuan Budi membuka 'Kedai Kopi' (KBLI 56101). Karena skalanya kecil, sistem mengkategorikannya sebagai Risiko Rendah. Tuan Budi cukup mengurus NIB, dan ia bisa langsung beroperasi secara legal. Sebaliknya, PT Bangun Jaya bergerak di bidang 'Konstruksi Gedung' (KBLI 41011). Sistem menentukannya sebagai Risiko Menengah Tinggi. PT Bangun Jaya mendapatkan NIB tetapi belum boleh beroperasi penuh sebelum mendapatkan 'Sertifikat Standar' yang telah diverifikasi oleh kementerian terkait.

Nuansa Hukum: Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Banyak pelaku usaha gagal mendapatkan NIB karena beberapa hal teknis namun fatal:

  • Ketidaksesuaian Maksud dan Tujuan di Akta: Pastikan kode KBLI yang dipilih tercantum dalam pasal 'Maksud dan Tujuan' di Akta Pendirian Anda.

  • Masalah Tata Ruang: Jika lokasi usaha berada di zona hijau (lindung), sistem OSS akan menolak permohonan secara otomatis melalui validasi KKPR (Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang).

  • NPWP Tidak Valid: Pastikan status NPWP Anda adalah 'Valid' melalui pengecekan Status KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak) di DJP Online.

Kesimpulan

Mengurus NIB lewat OSS RBA kini jauh lebih efisien dibandingkan sistem birokrasi lama. Namun, ketelitian dalam pengisian data dan pemahaman terhadap regulasi sektoral tetap menjadi kunci. Legalitas yang kuat adalah pondasi bagi bisnis untuk tumbuh besar, mendapatkan akses perbankan, dan terlindungi secara hukum. Jika Anda mengalami kesulitan dalam menentukan KBLI atau menghadapi hambatan sistem, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli hukum profesional.

A version of this article appears in the Klaussa Digital Edition. Klaussa is committed to providing accurate legal insights. Portions of this content may have been assisted by AI.